BAB 5 (Penilaian Program Periklanan)
Proses periklanan tidak berhenti sampai pada pelaksanaan
programnya saja. Iklan yang telah dikampanyekan harus diuji kembali
keberhasilannya melalui Pasca Test
atau Posttest.
PASCA TEST IKLAN
Melalui pasca test ada kemungkinan sebuah iklan yang telah
dipamerkan dikalangan khalayak sasarannya bisa ditentukan apakah perlu dirubah
atau tidak. Dua pendekatan umum dalam rangka pasca test dimaksud dapat
dilakukan oleh para pengusaha terkait, yaitu Starch tes tdan Gallup test.
Starch test dilakukan untuk tujuan menaksir apakah iklan itu
telah dikenal oleh khalayak atau belum. Test tersebut dapat dilakukan dengan
cara memperlihatkan majalah atau medium lainnya yang dipakai mengkampanyekan
iklannya kepada orang orang dan menanyakannya apakah mereka membaca keterangan
keterangan yang ada dalam iklan itu.
Gallup Test dimaksud menguji ingatan yang mencakup
ingatan-ingatan lain yang bisa membantu. Dalam hal ini penguji menaksir ingatan
orang terhadap iklannya dengan bertanya, apakah mereka membaca Koran atau
majalah atau media lain misalnya. Bedanya dengan Starch test, test ini tidak memperhatikan
majalah atau media dan naskah iklannya, melainkan mereka harus mengingat
ppaling sedikit satu naskah atau informasi yang ada dalam majalah atau media
iklan itu.
TOLAK UKUR
Adapun yang menjadi acuan untuk mengukur apakah iklan yang
telah diselenggarakan itu berhasil atau tidak, dapat dipantau dari dua segi
yakni segi efek dan segi legalitas. Dari segi efek penyelenggaraan program periklanan
harus menghasilkan kenaikan total profit
dan penurunan harga jual. Sedangkan
dari segi legalitas, semua langkah
program periklanan tersebut tidak bertentangan dengan kode etik periklanan yang berlaku.
No comments:
Post a Comment