Wednesday, November 20, 2013

BAB 5 (Penilaian Program Periklanan)


BAB 5 (Penilaian Program Periklanan)

Proses periklanan tidak berhenti sampai pada pelaksanaan programnya saja. Iklan yang telah dikampanyekan harus diuji kembali keberhasilannya melalui Pasca Test atau Posttest.

PASCA TEST IKLAN
Melalui pasca test ada kemungkinan sebuah iklan yang telah dipamerkan dikalangan khalayak sasarannya bisa ditentukan apakah perlu dirubah atau tidak. Dua pendekatan umum dalam rangka pasca test dimaksud dapat dilakukan oleh para pengusaha terkait, yaitu Starch tes tdan Gallup test.
Starch test dilakukan untuk tujuan menaksir apakah iklan itu telah dikenal oleh khalayak atau belum. Test tersebut dapat dilakukan dengan cara memperlihatkan majalah atau medium lainnya yang dipakai mengkampanyekan iklannya kepada orang orang dan menanyakannya apakah mereka membaca keterangan keterangan yang ada dalam iklan itu.

Gallup Test dimaksud menguji ingatan yang mencakup ingatan-ingatan lain yang bisa membantu. Dalam hal ini penguji menaksir ingatan orang terhadap iklannya dengan bertanya, apakah mereka membaca Koran atau majalah atau media lain misalnya. Bedanya dengan  Starch test, test ini tidak memperhatikan majalah atau media dan naskah iklannya, melainkan mereka harus mengingat ppaling sedikit satu naskah atau informasi yang ada dalam majalah atau media iklan itu.

TOLAK UKUR
Adapun yang menjadi acuan untuk mengukur apakah iklan yang telah diselenggarakan itu berhasil atau tidak, dapat dipantau dari dua segi yakni segi efek dan segi legalitas. Dari segi efek penyelenggaraan program periklanan harus menghasilkan kenaikan total profit dan penurunan harga jual. Sedangkan dari segi legalitas, semua langkah program periklanan tersebut tidak bertentangan dengan kode etik periklanan yang berlaku

No comments:

Post a Comment

window.setTimeout(function() { document.body.className = document.body.className.replace('loading', ''); }, 10);