BAB 6 (Sifat dan Peranan Periklanan Dalam Sistem
Sosio ekonomi)
Setiap kelompok sosial mengandalkan system komunikasi massa
sebagai perluasan kehidupannya dan sebagai ketergantungan pada teknologi
tertentu. Kebenaran yang tidak bisa disangkal lagi untuk menyatakan bahwa
kesejahteraan setiap kelompok selalu dipengaruhi oleh organisasi system
komunikasi massanya.
Apakah periklanan itu merugikan bisnis? Apakah periklanan
itu meracuni kepercayaan? Apakah periklanan itu menyediakan informasi yang
akurat? Untuk menjawab pertanyaan tersebut sudah tentu harus melibatkan peranan
sosial ekonomi dari kegiatan periklanan, dan merupakan keseluruhan kegiatan
yang mengacu pada hubungan ongkos dan kegiatan. Akhirnya ketentuan hokum dan
administrative yang terlibat di dalamnya.
PREFERENSI MASYARAKAT
Prefrensi suatu kelompok masyarakat terhadap budaya akan
mempengaruhi isi pesan iklan. Jadi, alat kontrasepsi tertentu bisa diiklankan
di beberapa kelompok masyarakat tertentu, namun tidak mungkin bisa di kelompok
masyarakat lain.
Pada prinsipnya masyarakat demokratis memiliki system yang
harus membuat tugas menjadi relative sederhana dimana profesi sosialnya
dinyatakan oleh para pembuat undang undang berdasarkan hokum, dalam arti
diterjemahkan serta dilaksanakan oleh para pejabat yang berwenang menjalankan
aturannya dan pengadilan.
SIFAT EKONOMIS INSTITUSI PERIKLANAN
Dalam hal ini kita harus difokuskan pada penelitian untuk
menilai dan membuktikan kegiatan periklanan secara teknis. Kita harus melihat
hal hal yang spesifik dan menjelaskan perubahan informasi ekonomisnya melalui
system komunikasi massa. Secara singkat, pembahasan harus diawali dengan
stereotype iklan yang kadang kadang mengganggu munculnya data yang
dipertimbangkan secara rasional. Iklan pun mungkin iku campur pada kemampuan
menghadapi munculnya suatu data. Umumnya orang menjadi percaya bahwa kegiatan
periklanan menyebabkan perubahan ekonomi, namun semua data yang diperoleh
mmberi kesan bahwa kegiatan periklanan cenderung mengikuti perkembangan ekonomi
dalam arti menyesuaikan diri dengan perubahan ekonomi.
No comments:
Post a Comment